Prabowo Minta Danantara Percepat Transformasi PLN

Presiden Prabowo Subianto meminta Danantara melakukan evaluasi dan mempercepat transformasi PT PLN (Persero). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, terutama setelah terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir.Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas rencana percepatan pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 100 gigawatt (GW). Pengembangan energi surya diharapkan dapat mendukung ketersediaan listrik sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang lebih beragam.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Danantara bersama tim PLN akan melakukan kajian dan menyusun usulan transformasi perusahaan. Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan langkah perbaikan ke depan.

Pembenahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas PLN. Dengan pengelolaan yang lebih baik, perusahaan juga diharapkan dapat mengoptimalkan biaya operasional sehingga beban subsidi listrik bisa lebih terkendali.

Selain efisiensi, evaluasi juga perlu memperhatikan kesiapan PLN dalam menghadapi gangguan pasokan listrik. Pemadaman yang terjadi di Batam, misalnya, menjadi salah satu persoalan yang perlu dikaji, terutama terkait kesiapan sistem cadangan dan kecepatan penanganan ketika terjadi gangguan.

PLN juga menyatakan akan memenuhi ketentuan kompensasi bagi pelanggan terdampak apabila pemadaman melampaui batas durasi yang diatur dalam ketentuan yang berlaku. Pemulihan pelayanan tetap menjadi prioritas utama perusahaan sebelum mekanisme kompensasi ditindaklanjuti.

Hasilnya diharapkan tidak hanya terlihat dari peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga dari pelayanan yang semakin baik dan berkurangnya gangguan listrik yang dirasakan masyarakat.

Tinggalkan Balasan